Sepintas Desa Brangkal
Desa Brangkal terletak di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Desa tersebut berjarak kurang lebih 27 km dari pusat kota Kabupaten Sragen dan 24 km dari pusat kota Surakarta. Desa Brangkal merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Gemolong dan juga berdekatan dengan kota Surakarta. Desa ini memiliki keadaan alam yang cukup bagus, salah satunya yaitu pada aspek pertanian dan perkebunannya.
Desa Brangkal terdiri dari 9 dukuh/kampung, antara lain: Brangkal, Cikalan, Garas, Garas Tengah, Gejingan, Sidorejo, Turus. Kondisi alam di desa ini wilayahnya didominasi oleh pertanian yang kebanyakan ditanami oleh padi dan perkebunan yang ditanami dengan berbagai tanaman, seperti jati, porang, dan pisang. Maka dari itu, kebanyakan masyarakat di sini bermata pencaharian sebagai seorang petani atau pekebun. Selain hanya menjadi tempat bekerja oleh masyarakat desa Brangkal, kondisi alam yang masih asri dan luas ini menjadi kekuatan dan daya tarik tersendiri di desa ini. Salah satu daya tariknya yaitu bahwa dengan dominannya masyarakat yang bekerja sebagai petani, hal tersebut menggambarkan bahwa di desa tersebut masih mempertahankan kebudayaan lokal dan belum terlalu dicampuri oleh kebudayaan luar.
Kekuatan dan daya tarik yang dimiliki oleh desa ini bukan hanya pada persawahan dan perkebunan yang terbentang luas saja. Tetapi, pada desa ini juga memiliki sumber daya alam, budaya, dan bahkan sumber daya manusia yang berpotensi untuk dijadikan sebagai atraksi wisata. Beberapa potensi yang terdapat di desa ini antara lain yaitu mata air sendang karang, mata air sendang pancuran, batu lumpung, pasar budaya atau sedekah desa, wisata kampoeng purba, dan berbagai kuliner khas Sragen yang mana memberikan kesan dan pesona yang bagus terhadap Desa Brangkal sebagai desa wisata. Potensi yang terdapat pada Desa Brangkal ini telah menjadi daya tarik dan telah diakui oleh pemerintah daerah Sragen sebagai salah satu kekuatan yang utama dalam bidang Kepariwisataan, terutama bagi Kabupaten Sragen. Lokasi desa wisata ini sangat berdekatan dengan situs Cagar Budaya Sangiran, dimana jaraknya yaitu kurang lebih 6 km. situs Cagar Budaya Sangiran merupakan salah satu situs paling bersejarah di Indonesia dan sudah diakui pula oleh UNESCO. Situs Cagar Budaya Sangiran, Sangiran juga merupakan salah satu daerah wisata yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia dan tempat wisata itulah yang menjadi ikonik bagi Kabupaten Sragen. Kepopuleran yang dimiliki oleh daerah wisata Sangiran ini diharapkan juga dapat membuat meningkatnya peluang bagi pengunjung luar maupun lokal untuk berkunjung ke desa wisata Brangkal tersebut.
Penetapan Desa Brangkal sebagai desa wisata dinilai sebagai upaya yang tepat dan strategis, karena dengan adanya hal tersebut memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat Sragen, khususnya di Desa Brangkal sendiri. Beberapa yang bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar lokasi wisata sendiri yaitu bahwa masyarakat sekitar menjadi lebih peduli dan antusias serta partisipatif terhadap pengembangan sumber daya alam dan manusia di sekitarnya.
Berdasarkan ulasan di atas, artikel ini bertujuan untuk menggali strategi pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal di Wisata Kampoeng Purba kelurahan Brangkal, Kecamatan Gemolong.