Brangkal, Sragen (31/07/2024) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat desa Brangkal dengan menggelar pelatihan pengolahan pakan amoniasi jerami padi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pakan ternak, khususnya bagi peternak sapi dan kambing, serta memberikan alternatif pakan yang lebih terjangkau di tengah keterbatasan pasokan hijauan.
Jerami padi yang selama ini dianggap sebagai limbah pertanian, melalui proses amoniasi dapat diubah menjadi pakan ternak yang bergizi dan lebih mudah dicerna oleh hewan ruminansia. Proses amoniasi melibatkan penambahan urea pada jerami padi yang telah dipotong-potong, kemudian difermentasi selama beberapa hari. Proses ini meningkatkan kandungan protein dan energi dalam jerami sehingga lebih disukai oleh ternak.

Proses Pembuatan Pakan Amoniasi Jerami Padi
Atiyaturrowa Fajriyana, Mahasiswa Prodi Peternakan, menjelaskan, “Pelatihan ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin berbagi pengetahuan dan keterampilan yang kami miliki untuk meningkatkan kesejahteraan peternak di desa ini. Dengan pakan amoniasi, diharapkan peternak dapat mengurangi biaya produksi pakan dan meningkatkan produktivitas ternaknya.” Pembuatan pakan amoniasi jerami padi mempunyai manfaat untuk merubah tekstur jerami dari keras menjadi lunak, meningkatkan kadar protein, bahan organik dan konsumsi bahan kering serta meningkatkan kadar nutrien tercerna.
Para peternak sangat antusias mengikuti pelatihan ini dan banyak mengajukan pertanyaan. Masyarakat berharap, program ini dapat berkelanjutan dan menjadi solusi bagi masalah pakan ternak di desa Brangkal. Keberhasilan program KKN ini tidak lepas dari dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Kepala Desa Brangkal, Bapak Suratmin, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN.
Editor: Renata Jati Nirmala